Selasa, 27 Januari 2015

makanan yang berpotensi di kabupaten sidoarjo



Udang Bakar Madu
Sidoarjo adalah kabupaten penghasil udang, udang bakar madu memerlukan udang sebagai bahan utamanya dengan garam, air jeruk nipis, dan lain lain

Bahan-bahan

Udang tiger / udang yang besar
250 gram
Air jeruk nipis
secukupnya
Garam
secukupnya
Bumbu Perendam

Bawang Putih
2 butir
Margarine
2 sendok makan
Saus sambal botolan (bisa diganti saus tomat jika tidak suka pedas)
1 sendok makan
Madu
2 sendok makan
Merica
1/2 sendok teh
Air jeruk nipis
secukupnya

Cara membuat

1. Belah punggung udang dan bersihkan kotorannya. Cuci bersih lalu rendam dengan perasan air jeruk nipis dan garam selama 5 menit
2. Siapkan bumbu perendam: Cairkan margarine dengan api kecil, haluskan bawang putih dengan ulekan, lalu tuang keduanya dalam piring. Campurkan bersama saus, madu, merica, dan air jeruk nipis. Aduk rata.
3. Balur dan rendam udang dalam bumbu perendam. Simpan dalam kulkas selama 20 menit.
4. Bakar sampai matang sambil sesekali dioles bumbu perendam.
5. Sajikan bersama nasi hangat, lalapan, dan sambal andalan keluarga. Yummy :D
Udang telur asin


Selain penghasil udang, sidoarjo juga sering dijumpai telur asin. Udang telur asin menggunakan kedua bahan tersebut

Bahan-bahan

Udang
100 gram
Bawang Putih
3 siung
Daun Bawang
1 batang
Telur Asin
1 butir
Garam
1 sendok teh
Lada (Merica)
1 sendok teh
Putih Telur
1 butir
Minyak Goreng
secukupnya
Tepung Terigu
75 gram
Tepung Sagu
1 sendok teh
Margarin
4 sendok makan

Cara membuat

1. Siapkan bahan-bahan, bawang putih, daun bawang dicincang kasar. Udang dibersihkan lalu ditaburin sedikit garam, merica, biarkan beberapa menit.
2. Sementara itu siapkan telur asin, direbus hingga matang, lalu dicincang kasar.
3. Campur tepung terigu, tepung sagu, merica dan garam secukupnya, ini bahan untuk pelapis udang. Celupkan udang ke putih telur kemudian ke bahan pelapis kemudian digoreng. Setelah matang (jangan digoreng terlalu lama agar udang tidak terasa kering), angkat.
4. Lelehkan margarin dalam panci, masukkan daun bawang, bawang putih, tumis hingga harum. Tambahkan telur asin yang sudah dicincang, aduk. Tambahkan sedikit garam jika dirasa masih kurang asin (tergantung selera).
5. Terakhir, masukkan udang yang sudah digoreng, aduk kurang lebih 3-5 menit dengan api sedang, angkat. Udang telur asin siap dihidangkan.
Kepiting lada hitam

Sidoarjo juga penghasil kepiting. Jadi sidoarjo berpotensi dengan resep kepiting
Bahan-bahan
Kepiting
2 ekor
paprika merah
1 buah
daun bawang
secukupnya
kecap asin
4 sendok makan
kecap manis
2 sendok makan
lada hitam
3 sendok makan
saus tiram
1 sendok makan
Air
1 cangkir
Garam
secukupnya
jeruk nipis
1 buah

Cara membuat

1. Potong kepiting lalu bersihkan dengan air. Potong dadu paprika . Lalu iris daun bawang memanjang
2. Masukan air dan kepitin kira2 sampai 5 menit. Lalu masukan bumbu2 lainnya dan diaduka agar merata dengan kepiting. Tunggu agar mengental.
3. Setelah agak mengental masukan potongan paprika dan irisan daun bawang. Lalu sajikan. Anda boleh menambah perasan jeruk nipis agar rasanya segar.

Bandeng Bumbu Bali

 

Bandeng adalah salah satu ikon kota sidoarjo, bandeng sangat berpoensi di sidoarjo
Bahan
  • 500 gram ikan bandeng (@ 250 gram)
  • 1 butir jeruk nipis, ambil airnya
  • 2 sdt garam
  • Minyak secukupnya, untuk menumis dan menggoreng
Haluskan
  • 6 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 7 buah cabai merah keriting
  • 4 buah cabai merah besar, buang bijinya
  • 3 cm jahe
  • 1 sdt garam
  • 3 sdm kecap manis
  • 1 sdt gula pasir
  • 150 ml air
Cara membuat
  1. bersihkan bandeng, potong menjadi tiga bagian. Lumuri dengan air jeruk nipis dan garam. Goreng ikan bandeng sampai kuning kecokelatan, angkat, tiriskan.
  2. tumis bumbu halus sampai harum dan matang. Tambahkan kecap manis, gula, garam, dan air. Masak sampai kuah mengental.
  3. masukkan ikan bandeng goreng, masak sebentar sambil aduk rata, angkat.\

Rabu, 21 Januari 2015

KANDUNGAN GIZI MAKANAN KHAS SIDOARJO



Kandungan gizi “Bandeng Asap”

Bandeng dalam bahasa Latin disebut Chanos chaos atau milk fish (bahasa inggris). Konon ikan ini merupakan satu-satunya spesies yang masih ada dalam familia Chanidae (kurang lebih tujuh spesies punah dalam lima genus tambahan dilaporkan pernah ada). Di sidoarjo ikan bandeng ini dimanfaatkan dalam berbagai macam makanan, salah satunya yakni Bandeng Asap yang sangat terkenal sampai luar pulau jawa. Adapun Komposisi gizi per 100 gram daging Bandeng Asap adalah sebagai berikut :

·         inergi 129 kkal,
·         protein 20 g.
·         lemak 4,8 g.
·         kalsium 20 mg.
·         fosfor 150 mg
·         besi 2 mg.
·         vitamin A150 SI, dan
·         vitamin B1 0,05 mg.

Kandungan protein pada Bandeng Asap ini cukup tinggi. Kondisi ini menjadikan Bandeng Asap sangat mudah dicerna dan baik dinonsumsi oleh semua usia untuk mencukupi kebutuhan protein tubuh, menjaga dan memelihara kesehatan serta mencegah penyakit akibat kekurangan zat gizi mikro.
Ikan Bandeng Asap juga mengandung asam lemak omega-3, yang sangat penting artinya bagi kesehatan dan perkembangan otak bayi untuk potensi kecerdasannya. Asam lemak ini bermanfaat mencegah terjdinya penggumpalan keping-keping darah sehingga mengurangi resiko terkena arteriosklerosis dan mencegah jantung koroner. Asam lemak ini juga bersifat hipokolesterolemik yang dapat menurunkan kadar kolesterol darah. Mampu meningkatkan daya tahan tubuh serta berperan dalam pertumbuhan otak pada janin serta pendewasaan system saraf.
Dengan rajin mengkonsumsi ikan merupkan salat satu cara diet tepat sebagai penagkal penyakit jantung koroner. Sebagai bahan pangan, ikan juga merupakan sumber protein, lemak, vitamin, dan mineral yang sangat baik dan prospektif.
2.      Kandungan gizi “Kerupuk Udang”

Kerupuk Udang adalah bahan makanan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Terutama di daerah sidoarjo yang merupakan salah satu makanan khas. Kerupuk Udang mengandung beberapa energi, yaitu:
·         17 kilokalori,
·         protein 0,7 gram,
·         karbohidrat 2,6 gram,
·         lemak 1,5 gram,
·         kalsium 14,9 miligram,
·         fosfor
·         dan zat besi 0,06 miligram.
Selain itu di dalam Kerupuk Udang juga terkandung banyak vitamin di dalamnya, yaitu:
·         vitamin A sebanyak 0 IU,
·         vitamin B1 0,01 miligram
·         vitamin C
 Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 5 gram Kerupuk Udang, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 100 %.
3.      Kandungan gizi “Petis Udang” 



Petis berbentuk pasta, merupakan olahan dari ikan atau udang ditambah bumbu, tepung beras, atau kanji. Seperti halnya kecap dan saus, petis juga merupakan produk yang menyerupai bubur kental, liat, dan elastis, berwarna hitam atau cokelat tergantung dari jenis bahan baku yang digunakan. Sesuai dengan teksturnya yang setengah padat, petis umumnya diperdagangkan dalam kemasan stoples, gelas jar, atau botol plastik berukuran kecil.

Petis dapat juga dikategorikan sebagai makanan semi basah yang memiliki kadar air sekitar 10-40 persen, nilai aw (aktivitas air) 0,65-0,90, dan mempunyai tekstur plastis. Beberapa keuntungan pangan semibasah, antara lain tidak memerlukan fasilitas penyimpanan yang rumit, lebih awet, sudah dalam bentuk siap dikonsumsi, mudah penanganannya, dan bernilai gizi cukup baik.

Penambahan gula dan tepung dalam proses pembuatannya menyebabkan cukup tingginya kadar karbohidrat pada petis, yaitu :

·         sekitar 20-40 g per100 g,
·         Kandungan mineral 37 g,
·         Tinggi kalsium  36 g,
·         Fosfor 3 mg, dan
·         zat besi per 100 g

kandungan protein petis cukup tinggi (15-20 g/100 g), dalam praktiknya petis tidak dapat diandalkan sebagai sumber protein karena pemakaiannya dilakukan dalam jumlah sangat sedikit. Petis hanya dikonsumsi sebatas sebagai pembangkit cita rasa. Sama halnya seperti terasi, petis umumnya dipakai sebagai bumbu maupun kondimen untuk menambah rasa makanan. Komposisi gizi pada petis yang ada di pasaran sangat bervariasi sekali, tergantung pada bahan baku yang digunakan dan cara pembuatannya.

4.      Kandungan gizi “Sate Kerang”


Sebagai bahan makanan kerang merupakan sumber vitamin B12(cobalamin), yaitu nitrisi penting bagi kesehatan kardiovaskular. Sistem Kardiovaskular adalah suatu sistem organ yang berfungsi memindahkan zat ke dan dari sel. Sistem ini juga menolong stabilisasi suhu dan pH tubuh (bagian dari homeostasis). Vitamin B12 dalam kerang bermanfaat untuk menjinakkan homosistein (zat kimia yang dapat merusak dinding pembuluh darah manusia) oleh karena itu daerah Sidoarjo memanfaatkan kerang sebagai makanan yang lezat pendamping lontong kupang yaitu Sate Kerang.

Sate Kerang dan makanan laut lainnya adalah sumber utama zat gizi mineral seperti iodium (I), zat besi (Fe), seng (Zn), kalsium (Ca), fosfor (P), kalium (K), selenium (Se), fluor (F), asam lemak omega 3 dan lain – lain. Menurut penelitian didalam 100 gram Sate Kerang mengandung :

·         33 persen vitamin B12, dari kebutuhan harian yang dibutuhkan oleh tubuh kita.
·         asam lemak omega 3,
·         kalium serta magnesium,
·         sumber mineral tinggi

Zat-zat ini mempunyai manfaat yang baik membantu kinerja  sistem kardiovaskular, sehingga baik untuk menjaga kesehatan jantung. Selain itu kerang juga merupakan sumber Vitamin larut lemak seperti Vitamin A, D, E dan K dan juga Vitamin larut air seperti B-1, B-2, B-6 (piridoxin), B-12 dan Niasin. Sekitar 300 gr kerang ternyata sudah mencukupi kebutuhan harian B-12 tubuh, dan mengkonsumsi Vitamin B-12 secara teratur ternyata mampu melindungi kolon dari resiko kanker. Kerang juga merupakan sumber protein hewani yang tergolong dalam Complete Protein, karena kadar asam amino essensialnya yang tinggi (85% – 95%) protein yang terkandung didalam kerang jadi mudah dicerna oleh tubuh.

Untuk mendapatkan manfaat terbaik dari kerang dianjurkan untuk mengkonsumsi kerang yang dimasak dengan cara direbus atau dipanggang daripada kerang yang dimasak dengan cara digoreng.

5.      Kandungan gizi “Telur Asin”


Telur Asin termasuk salah satu makanan khas daerah sidoarjo yang sangat lezat dan menggugah selera. Telur asin adalah olahan berkalsium tinggi. Juga mengandung hampir semua unsur gizi dan mineral, maka telur asin baik dikonsumsi oleh bayi hingga lansia. Telah banyak kajian mengenai kandungan gizi pada sebutir telur. Orang juga sudah banyak tahu betapa besar kandungan proteinnya. Namun, kajian mengenai nilai gizi telur asin belum begitu populer. Padahal selain mengandung hampir semua unsur gizi dan mineral lengkap, kandungan kalsium meningkat 2,5 kai setelah pengasinan.

Dengan mengonsumsi telur asin akan menambah kadar kalsium yang tinggi dalam tubuh kita, kalsium tersebut dapat meningkatkan kualitas tulang kita. Konsumsi telur asin patut untuk digiatkan sebab tak hanya nikmat, ia juga bisa menyumpai senyawa penting bagi manusia. Secara umum, kandungan gizi telur asin sama saja dengan telur biasa. Ia mengandung kalori, protein, lemak, hidrat arang, fosofor, zat besi, vitamin A, vitamin B-1, Vitamin C dan masih banyak lagi lainnya. Menurut beberapa literatur, kadar nutrisi di dalam telur asin bergantung pada jenis telur yang diolah. Untuk telur itik asin, nilai gizinya sebagai berikut: 

·         Kalori sebanyak 195 kal.
·         Protein sebanyak 13,6 gram.
·         Hidrat arang sebanyak 1,4 gram.
·         Kalisum sebanyak 120 mg.
·         Fosofor sebanyak 1857mg
·         Zat besi sebanyak 1,8 mg.
·         Vitamin A sebanyak 841 SI.
·         Vitamin B-1 sebanyak 0,28 mg.
·         Lemak 13,6 g
Hanya saja patut digarisbawahi, kandungan kalsium pada telur asin meningkat drastis setelah proses pengasinan. Menurut beberapa ahli, peningkatan kadar kalisum di telur asin bersumber dari garam dapur, abu gosok serta zat kapur yang digunakan dalam proses pengolahannya. Unsur seperti kalium, klorida dan juga natrium masuk melalui pori-pori telur. Dengan demikian, salah satu manfaat nyata dari telur asin adalah memelihara kesehatan tulang serta memperkuat gigi. 

6.      Kandungan gizi “ Terasi Udang”


Jenis Terasi : Terasi yang banyak diperdagangkan dipasar, secara umum dapat dibedakan menjadi dua macam berdasarkan bahan bakunya, yaitu terasi udansg dan terasi ikan. Terasi udang biasanya memiliki warna cokelat kemerahan, sedangkan terasi ikan berwarna kehitaman dan terasi udang umumnya memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan terasi ikan.

Kandungan Unsur Gizi Terasi : Unsur gizi yang terkandung di dalam terasi cukup lengkap dan cukup tinggi. Di samping itu dalam terasi udang terkandung yodium dalam jumlah tinggi yang berasal dari bahan bakunya.

7.      Kandungan gizi “Otak Otak Bandeng”




kandungan omega-3 bandeng sebesar 14.2%,  melebihi kandungan omega-3 pada ikan salmon (2.6%), ikan tuna (0.2%) dan ikan sardines/ mackerel (3.9%). Kandungan gizi bandeng secara lengkap dapat dilihat pada komposisi kimia yang terdapat pada bandeng.



Dengan kandungan protein yang tinggi (20.38%), bandeng merupakan salah satusumber pangan bergizi.